Posts

Showing posts from January, 2018

Hidup Memang Aneh

Image
Aku duduk disebelahnya lalu dengan santai ia berucap, “Aku membunuh Bapakku.” Aku coba mencerna kata-katanya. Lalu kami saling pandang, membiarkan angin melewati kami agar sejuknya bisa menyentuh sampai ke hati kami yang mulai menggersang. ~ Sungguh melelahkan jika harus bolak balik Samarinda Balikpapan berulang-ulang, menyetir demi seorang adik yang sudah hampir 6 tahun tidak pernah kujumpai. Tapi biar puluhan tahun pun tidak berjumpa tetap saja saudara adalah saudara. Setelah kupikir-pikir dengan jernih, mungkin saja apa yang aku lakukan ini merupakan penebusanku selama 6 tahun karena sudah tidak menjadi kakak yang baik untuknya. Fajar belum berlalu ketika kami sekeluarga berangkat ke Balikpapan, semua barang sudah dimasukkan ke dalam mobil, adikku yang ingin menikah besok terlihat jadi sering merenung. Aku agak segan menanyakan keadaannya, aku takut ia malah tersinggung, tapi aku tahu ia pastilah sangat gugup. Sesampai di Balikpapan ketika barang-barang diperiksa kembali di rumah Om, ter…