Posts

Showing posts with the label Gayle Forman

Setahun Dampak dari Sehari - Just one Year

Image
Begitu selesai membaca novel Just One Day, aku langsung membaca lanjutannya yang berjudul Just One Year. Awalnya kukira Just One Year akan bercerita tentang perjumpaan Allyson dengan Willem seperti yang terjadi diakhir buku pertamanya. Namun cerita malah meloncat balik dari awal setelah mereka terpisah di Paris, dan kali ini mengambil sudut pandang Willem. Gayle Forman membawa kita menyelam kekehidupan Willem yang minim informasi di buku pertamanya. Jangan berharap perasangka kita yang dibentuk di buku pertama tentang Willem membuat kita terjebak untuk menilainya, mungkin seperti yang pernah dikatakan oleh Harper Lee dalam To Kill a Mockingbird   "Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya...hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya". Adegan dibuka dengan alasan mengapa Willem tidak kembali dan terkesan meninggalkan Allyson di Paris. Sisa ceritanya hampir sama seperti buku yang pe...

Paris, Kota Cinta Pembawa Masalah - Just One Day

Image
Kota cinta, demikianlah banyak orang menyebut Paris. Banyak kisah cinta ditulis berlatar belakang kota ini, namun hampir tidak ada yang menulisnya seperti Just One Day. Tidak melulu soal cinta namun kental dengan cinta, mungkin demikianlah aku menyebut novel ini, jika dibandingkan dengan novel Gayle Forman yang lain semacam If I Stay, Where She Went, dan I Was Here, maka novelnya yang kali ini jauh lebih kental dengan 'sastra'. Mengapa demikian mungkin karena Forman sangat banyak membahas tentang karya-karya Shakespeare dengan terperinci dan tidak hanya berupa tempelan semata. Walau pun demikian, bukan berarti novel ini terkesan berat untuk remaja, malah jika dikatagorikan jelas sekali novel ini adalah novel remaja tapi dengan sentuhan sastra yang cemerlang. 'Seorang remaja yang mencoba mengenali dirinya sendiri lewat tragedi yang dialaminya di Paris'. Menurutku banyak para remaja mengalami hal semacam ini, memasuki masa transisi, peralihan dari remaja menjadi lebih de...

I Was Here : Orang-Orang yang Ditinggal Bunuh Diri

Image
Aku cukup bersyukur tidak pernah mengalami hal semacam ini, seorang teman dekat yang dianggap seperti saudara sendiri memutuskan untuk bunuh diri. Jelas ini adalah pukulan yang sangat keras karena rasa bersalah akan membenam begitu kuat. Muncul pertanyaan; "Benarkan kau sudah mengenal dia dengan baik, benarkah kau sahabatnya, mengapa dia sampai bunuh diri?" Hal-hal macam2 itulah yang ingin diangkat oleh Gayle Forman dalam novelnya ini, I Was Here. Bercerita tentang Cody yang ditinggal mati bunuh diri oleh sahabat karibnya bernama Mag. Serta tentang sebuah kelompok online yang mendukung orang-orang yang ingin melakukan bunuh diri. Kita tidak pernah tahu apakah perkumpulan seperti itu ada di Negri kita, namun di era yang serba canggih seperti saat ini, kemungkinan itu sangatlah besar dan itu sangat berbahaya bagi remaja-remaja labil zaman sekarang yang rapuh dan mudah terjerumus ke perkumpulan seperti itu. Buku ini lebih banyak bercerita tentang luka orang-orang yang ditingga...