Posts

Showing posts with the label novel

(Review) The Stranger by Albert Camus - Kehidupan Ialah Sesuatu yang Absurd

Image
The Stranger bisa dikatakan novel yang cukup pendek, namun memiliki konten yang membuat pembaca berpikir panjang . Albert Camus merupakan jenis penulis yang menggunakan kata-kata sederhana, efektif, namun penuh filosofis. Peraih Hadiah Nobel Sastra pada tahun 1957 ini dikenal sebagai seorang yang eksistensialis dengan karya-karya yang bisa digolongkan keranah absurdis. Pemikiran Camus yang absurd terhadap kehidupan manusia tertuang jelas pada novel-novelnya, demikian juga pada novel The Stranger ini. Manusia hidup untuk sebuah masa depan, dan bersamaan dengan itu juga masa depan sendiri mendekatkan manusia dengan kematian. Ini sungguh terkesan sangat ironis, walau jika dipikir-pikir fakta ini benar adanya. Cerita   dalam The Stranger dituturkan lewat sudut pandang orang pertama dengan karkater seorang laki-laki yang punya cara pandang sederhana untuk menjalani hidup. Hal ini sangat terlihat jelas dari ucapan tokoh utamanya: “Seseorang tidak pernah mengubah cara hi...

Bersama Gaspar, Sabda Armandio Mencoba Jadi Penjahat

Image
Membicarakan Sabda Armandio hampir sama dengan membicarakan hal aneh yang jarang kalian temui di kehidupan nyata, namun sangat asik untuk dibahas. Pada mulanya aku membaca novel pertama Sabda yang berjudul; Kamu (Cerita yang tidak perlu dipercaya) —novel itu sungguh punya cover yang bagiku sangat tidak menarik dan punya judul yang terkesan tidak penting (ini menurut seleraku lo ya!). Seolah ada kekuatan magis yang  dimiliki novel itu, tiba-tiba saja keinginan untuk membaca novel itu timbul begitu saja. Ya semacam orang yang tercebur ke laut, mencari pegangan agar tidak tenggelam. Dan novel Kamu tadi seolah berbinar bagai penyelamat—hahaha ini terlalu berlebihan. Berawal dari kesan novel pertamanya itulah aku jadi sangat bersemangat untuk membaca novelnya yang lain. Ketika sedang membaca sebuah tulisan di blognya Bernard Batubara tentang tiga buku yang sangat ditunggu oleh Bara tahun ini, semangat menggebu membakar sukma itu kembali berkobar, sebab salah satu dari tiga novel ...

We Were Liars: Kebohongan yang Sempurna

Image
Jujur aku baru kali ini membaca novel karya E. Lockhart, dan yang membuat aku ingin membacanya hanyalah karena label yang ada di novel ini; finalis National Book Award dan penerima Printz Award. Lalu apakah label yang disematkan sama memukaunya dengan isi novel ini. Okey akan kubahas... We Were Liars adalah novel remaja yang bercerita tentang keluarga besar, persahabatan, penghianatan, dan sedikit misteri. Walau novel ini disebut sebagai novel suspense , tapi aku merasa novel ini lebih kepada novel remaja romantis yang dibumbui aroma suspense sedikit. Secara keseluruhan tidak ada yang jelek dari novel ini, gaya penulisan sangat khas, pengembangan karakternya juga bagus, konfliknya sengaja dibuat abu-abu, dan yang paling mengejutkan adalah endingnya. Namun mungkin ini masalah selera, jadi aku merasa novel ini tergolong biasa saja, ringan, tapi bagus juga dijadikan bacaan selingan untuk menyegarkan kepala. Jika kalian memang penyuka novel-novel remaja romantis tapi membutuhkan hal ba...

Romansa di Tengah Salju ala Yasunari Kawabata

Image
Ini adalah novel ke-2 Kawabata yang kubaca setelah novel lainnya yang berjudul Seribu Bangau . Membaca karya Kawabata membuat kita terbawa ke dalam peliknya perasaan manusia akan cinta dan kesetiaan. Penokohan dalam novel-novelnya sangat kuat, berkarakter, dan tidak mudah dilupakan. Lalu bagaimana dengan novelnya yang ini, Daerah Salju ? Kekuatan penokohan masih sangat kentara, dan hubungan antar manusia dalam novel ini jauh lebih rumit dibandingkan novel Seribu Bangau . Bercerita tentang Shimamura, lelaki setengah baya yang hidup dari warisan orangtuanya, tidak punya pekerjaan yang mengikat, suka berpergian mendaki gunung dan menulis tentang tarian Barat yang belum pernah dilihatnya dengan mata kepala sendiri. Shimamura sudah berkeluarga, namun punya konflik batin percintaan yang rumit untuk dipahami. Suatu hari ia berjumpa dengan seorang perempuan bernama Komako di perkampungan pemandian air panas, dan sejak hari itu ia hampir tiap tahun berkunjung ke perkampungan itu untuk berjumpa...

Animal Farm : Orwell, Babi, dan Manusia

Image
Animal Farm adalah novel alegori politik yang ditulis oleh George Orwell dalam sudut pandang hewan ternak. Tema novel ini terbilang sangat berat sekaligus berani,  namun mencoba menyampaikannya dalam sudut pandang lucu, ringan, sekaligus tragis. Secara garis besar, novel ini bercerita tentang pemberontakan hewan ternak di sebuah peternakan bernama Manor terhadap pemilik peternakan (Pak Jones). Keinginan untuk bebas merupakan mimpi besar binatang ternak, perlakuan tidak adil yang mereka dapat, serta dorogan kuat dari sosok paling berpengaruh di antara binatang ternak, jelas menjadi latar belakang awal pemberontakan. Jika kalian menganggap hal awal ini adalah keganjilan yang tidak bisa diterima, maka kalian akan menemukan sebuah keganjilan yang sesungguhnya, pemahaman tentang memperjuangkan kebebasan yang pada akhirnya melenceng jauh dari tujuan awal dari kebebasan tadi. Suatu ketika pemberontakan yang super terencana itu berhasil dilakukan, hingga akhirnya kepemimpinan diambil ali...

Dunia Kafka: Dunia Murakami yang Penuh Metafora

Image
Dunia Kafka adalah buku Haruki Murakami ke-6 yang aku baca, yang membuat aku semakin penasaran dengan buku-buku nya yang lain. Setiap selesai membaca cerita Murakami, selalu saja muncul perasaan yang sangat aneh semacam, 'kenapa ceritanya mesti berakhir'. Lebih tepatnya pengharapan bahwa cerita-cerita itu terus saja berlanjut, bahkan untuk novelnya yang berjudul 1Q84 yang super tebal itu, aku juga masih berharap demikian. Acap kali membuat tulisan yang berhubungan dengan Murakami aku selalu bilang bahwa tulisan Murakami mempunyai aura mistis yang tidak bisa terjelaskan, mungkin karena tema surealis yang diangkatnya, atau juga tentang gaya penuturannya yang sederhana namun penuh filosopi. Setiap pembaca pastilah punya penulis favoritnya, dan bisa dibilang Murakami adalah penulis favorit ku. Dengan ini kalian bisa menebak, apa pun yang aku tulis tentang Murakami pastilah berhubungan dengan masalah selera. Ya, itu memang benar! Balik lagi tentang Dunia Kafka, novel ini punya ha...

Budi Darma & Orang-Orang Bloomington

Image
Banyak yang merekomendasikan buku ini, dan kini aku pun ikut-ikutan merekomendasikan buku ini pada kalian semua. Ini bukan novel, ini kumpulan cerita, semuanya ada tujuh cerita, dan tak satu pun cerita dalam buku ini yang bisa dikatakan pendek, demikian juga tak ada cerita dalam buku ini yang bisa dikatakan jelek, semuanya luar biasa dan terkadang terasa menampar saat membacanya. Semua cerita dalam buku ini bercerita tentang kehidupan orang-orang di Bloomington, seperti judulnya, namun tak satu pun dari tujuh cerita ini yang menggunakan judul itu, dan jelas ini bukan masalah. Tema cerita yang diangkat terkadang sangat sederhana, tentang kehidupan sehari-hari, sifat manusia, dan kodrat dari sebuah kehidupan. Jujur aku sangat menikmati semua cerita yang ada, sangat sederhana tapi sulit ditemukan di buku-buku yang lain. Semua cerita menggunakan sudut pandang orang pertama, dan setiap tokoh pembantu yang ada dalam buku ini punya karakteristik yang sangat kuat, hampir semua memberikan kes...

#hamilintemansendiri : #temantapimenikah

Image
Jujur aku bukanlah orang yang mengikuti berita para artis di TV. Demikian juga aku tidak tahu kalau  Ayudia Bingslamet dan Dittopercussion itu pasangan artis. Sungguh kurang kekinian jika aku bisa pinjam istilah anak jaman sekarang. Tapi untunglah aku punya teman yang selalu up to date tentang hal-hal macam itu, hingga akhirnya sampailah sebuah saran untukku (sedikit dipaksa) membaca novel yang punya judul unik ini, #temantapimenikah. Jika boleh dikatagorikan, menurutku novel ini tergolong novel yang sangat ringan, isinya santai, lucu, dan sedikit bikin galau. Jika dikatakan luar biasa, tidak juga. Malah biasa saja, hanya saja mungkin karena yang nulis pasangan artis berdasarkan kisah nyata hidup mereka maka banyak orang dibuat penasaran. Biasanya aku menyebut novel semacam ini sebagai novel selingan, bukan berarti tidak penting, sebab yang namanya selingan itu sangat perlu agar pikiran segar, dan hidup tidak membosankan. Jadi apa novel ini? Ya begitulah (hahahaha). Bercerita te...

Spammer : Siapkan Napas Agar Tidak Tertatih

Image
Rasa penasaran adalah hal yang paling banyak dijumpai dalam novel-novel thriller , tidak terkecuali dalam novel yang ditulis oleh Ronny Mailindra ini. Spammer , demikian judulnya tercetak. Jujur aku bukanlah orang yang sangat mengerti tentang teknologi serta juga bukan pakar IT, dan itu bukan masalah meski novel ini berkisah tentang hal-hal demikian, tentang virus komputer, tentang hacker , tentang internet, dan lain-lain. Namun bagusnya saat membaca novel ini aku tidak dibuat bingung dengan istilah yang ada, tidak dibuat bertanya apa artinya ini itu tentang IT, semuanya jelas, lugas, dan tepat. Mungkin hal-hal seperti itulah yang memang seharusnya ada dalam novel thriller . Sejauh ini hanya novel Lelaki Harimau Eka Kurniawan yang bisa aku bilang sebagai thriller yang mendayu-dayu, cuman ini beda kasus dan tak bisa dibandingkan. Karena Spammer jelas lebih fokus pada genre suspense/thriller ala film Jason Bourne . Kuanggap kalian semua tahu dengan film Bourne (yang ini sedikit ma...

Setahun Dampak dari Sehari - Just one Year

Image
Begitu selesai membaca novel Just One Day, aku langsung membaca lanjutannya yang berjudul Just One Year. Awalnya kukira Just One Year akan bercerita tentang perjumpaan Allyson dengan Willem seperti yang terjadi diakhir buku pertamanya. Namun cerita malah meloncat balik dari awal setelah mereka terpisah di Paris, dan kali ini mengambil sudut pandang Willem. Gayle Forman membawa kita menyelam kekehidupan Willem yang minim informasi di buku pertamanya. Jangan berharap perasangka kita yang dibentuk di buku pertama tentang Willem membuat kita terjebak untuk menilainya, mungkin seperti yang pernah dikatakan oleh Harper Lee dalam To Kill a Mockingbird   "Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya...hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya". Adegan dibuka dengan alasan mengapa Willem tidak kembali dan terkesan meninggalkan Allyson di Paris. Sisa ceritanya hampir sama seperti buku yang pe...

Paris, Kota Cinta Pembawa Masalah - Just One Day

Image
Kota cinta, demikianlah banyak orang menyebut Paris. Banyak kisah cinta ditulis berlatar belakang kota ini, namun hampir tidak ada yang menulisnya seperti Just One Day. Tidak melulu soal cinta namun kental dengan cinta, mungkin demikianlah aku menyebut novel ini, jika dibandingkan dengan novel Gayle Forman yang lain semacam If I Stay, Where She Went, dan I Was Here, maka novelnya yang kali ini jauh lebih kental dengan 'sastra'. Mengapa demikian mungkin karena Forman sangat banyak membahas tentang karya-karya Shakespeare dengan terperinci dan tidak hanya berupa tempelan semata. Walau pun demikian, bukan berarti novel ini terkesan berat untuk remaja, malah jika dikatagorikan jelas sekali novel ini adalah novel remaja tapi dengan sentuhan sastra yang cemerlang. 'Seorang remaja yang mencoba mengenali dirinya sendiri lewat tragedi yang dialaminya di Paris'. Menurutku banyak para remaja mengalami hal semacam ini, memasuki masa transisi, peralihan dari remaja menjadi lebih de...

Gatsby, Lelaki yang Hidup Atas Dasar Keperihan

Image
Siapa yang tidak tahu The Great Gatsby .  Mungkin itu merupakan pernyataan yang cukup naif yang pernah aku utarakan. Sebab ternyata teman sekantorku tidak tahu The Great Gatsby. Astaga, semoga kalian tahu, jika kalian memang sungguh tidak tahu paling tidak kalian harus membaca novel ini sekali seumur hidup. Pun, pabila kalian malas membacanya, kalian bisa menonton filmnya yang dibintangi Leonardo DiCaprio Mengapa aku sangat merekomendasikan yang satu ini? Karena bagus titik. Ini bukanlah novel baru, mungkin usianya lebih tua daripada usiaku saat ini. Aku membaca novel ini sekitar tiga tahun yang lalu, dan tiba-tiba sebelum aku tidur sembari merunut apa saja yang aku lewati hari itu, The Great Gatsby melintas begitu saja dalam ruang pikirku. Sepertinya itu sebuah pertanda bahwa aku harus membagi hal ini pada kalian. Tapi mungkin saja aku salah! I don't know ? Perih adalah unsir paling banyak yang kudapati di novel yang satu ini. Sebuah kisah cinta efik yang setia namun ternoda o...

I Was Here : Orang-Orang yang Ditinggal Bunuh Diri

Image
Aku cukup bersyukur tidak pernah mengalami hal semacam ini, seorang teman dekat yang dianggap seperti saudara sendiri memutuskan untuk bunuh diri. Jelas ini adalah pukulan yang sangat keras karena rasa bersalah akan membenam begitu kuat. Muncul pertanyaan; "Benarkan kau sudah mengenal dia dengan baik, benarkah kau sahabatnya, mengapa dia sampai bunuh diri?" Hal-hal macam2 itulah yang ingin diangkat oleh Gayle Forman dalam novelnya ini, I Was Here. Bercerita tentang Cody yang ditinggal mati bunuh diri oleh sahabat karibnya bernama Mag. Serta tentang sebuah kelompok online yang mendukung orang-orang yang ingin melakukan bunuh diri. Kita tidak pernah tahu apakah perkumpulan seperti itu ada di Negri kita, namun di era yang serba canggih seperti saat ini, kemungkinan itu sangatlah besar dan itu sangat berbahaya bagi remaja-remaja labil zaman sekarang yang rapuh dan mudah terjerumus ke perkumpulan seperti itu. Buku ini lebih banyak bercerita tentang luka orang-orang yang ditingga...

Pelajaran Terdalam Dalam To Kill a Mockingbird

Image
Jarang sekali dalam sebuah novel bisa membuat aku banyak merasa tersinggung sejak awal hingga akhir cerita. Apa-apa yang ditulis dalam novel To Kill a Mockingbird adalah sesuatu yang biasa dan bahkan sering terjadi dikehidupan nyata. Akan tetapi memiliki pelajaran besar yang bahkan bisa membuat pembaca berpikir berulang-ulang tentang hal-hal remeh yang ternyata punya makna mendalam untuk direnungkan. Banyak penulis berbakat di dunia ini serta menelurkan banyak karya sehingga mereka jadi sangat terkenal. Namun hal ini berbeda dengan Harper Lee, coba saja kalian cari tentang ada berapa banyak novel yang sudah ditulisnya, jawaban yang kalian dapatkan pastilah To Kill a Mockingbird. Sebab (kalau tidak salah) hanya novel ini satu-satunya yang pernah ditulisnya, walau setelah enam puluh tahun akhirnya naskah pertama dari seri ini yang berjudul Go Set a Watchman diterbitkan pada tahun 2014. Kabarnya sih, naskah pertama ini ditolak penerbit sehingga lahirlah To Kill a Mockingbird pada masa...

O Bukan Hanya Sekedar Parodi Cinta Monyet atau Anjing

Image
Saat mengetahui bahwa novel terbaru Eka Kurniawan adalah sebuah fabel, saya cukup kaget dan juga penasaran. Fabel macam apa yang akan disuguhkan oleh Eka Kurniawan, mengingat novelnya yang berjudul Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas terbilang sangat dewasa dan vulgar.  Bagaimana tidak sebab yang dibicarakan dalam novel terdahulunya itu tidak lain adalah 'burung'. Lalu apakah fabel yang ditulisnya ini berupa konsumsi anak-anak? Setelah membacanya hingga tuntas, saya rasa tidak, tidak untuk anak-anak. Gaya bertutur Eka Kurniawan dalam novel O ini masih sama seperti novel Seperti Dendam . Cuma kali ini ceritanya sangat banyak dan panjang. Bisa dibilang cukup mengesalkan dalam artian positif.  Setiap satu BAB ada banyak hal yang diceritakan, dan setiap cerita itu dipotong dibagian serunya lalu dirubah kecerita lainnya. Ujung-ujungnya kan penasaran! Tapi walau pun demikian, Eka Kurniawan tidak memberi jeda diantara cerita-cerita tadi terlalu jauh, sehingga masih mudah diin...

Terjebak Dalam Dunia Haruki Murakami

Image
Buku Haruki Murakami yang pertama kali saya baca adalah 1Q84 . Ini merupakan karya paling tebal yang pernah ditulis oleh Murakami (setahu saya),  terbagi atas 3 jilid paling aneh yang pernah saya baca. Namun kata aneh itu tidak membuat saya berhenti untuk membacanya. Aneh adalah hal paling biasa dan sering dijumpai dalam karya-karya Murakami. Bahkan untuk sebuah novel paling biasa yang pernah ditulisnya macam Norwegia Wood sekali pun, keanehan itu masih sangat kentara rasanya. Namun dibalik rasa aneh itu terdapat sebuah gaya tarik yang tidak bisa saya jelaskan. Pada intinya saat membaca karya Murakami muncul perasaan nyaman dan asik saja. Mungkin inilah yang saya sebut sebagai, terjebak dalam dunia Murakami. Dunia Murakami merupakan dunia yang penuh dengan kesepian, kesuraman, dan ketidak jelasan. Setiap kali membaca karya Murakami jangan terlalu berharap dengan sebuah ending yang luar biasa, sebab inti dari membaca karya Murakami adalah menikmati isi dan proses. Nah, inilah ane...

Harimau Putih Serupa Angsa Hanyalah Lelaki Harimau

Image
Nama Eka Kurniawan memang sudah menjadi kualitas sebuah novel yang ditulisnya. Dan itu memang terbukti dari semua novel yang pernah ditulisnya, walau pun jarak terbit antara satu buku ke buku lainnya sangat jauh dan lama. Mungkin itu semua dilakukannya untuk menyuguhkan bacaan yang bagus, unik, dan luar biasa. Kali ini Eka Kurniawan membawa pembaca kesebuah perkampungan dengan kisah yang penuh intrik dan agak rumit. Lelaki Harimau menawarkan sebuah pengalaman yang mungkin tidak akan terlupakan. Mengapa bisa demikian? Berikut ulasannya. Pembuka novel ini diawali dengan sebuah kalimat sensasional dimana kalimat itu merupakan inti dari keseluruhan cerita yang akan diceritakan. Tidak tanggung-tanggung, yang diperlihatkan oleh Eka Kurniawan diawal kalimat merupakan ending dari cerita. Lalu apakah setelah itu isi novel ini malah menjadi membosankan? Saya rasa Eka Kurniawan punya formula jitu yang membuat pembaca tidak mau berhenti membaca novel ini hingga halaman terakhir. Senja ketika M...

Saat Perasaan Dilampiaskan Lewat Sebuah Roman Yang Mengharu Biru

Image
Di dunia ini ada satu kisah yang selalu diceritakan kembali namun tidak pernah bosan untuk diceritakan. Sejak manusia masih berada di taman surga hingga akhirnya dilempar ke dunia, itu pun terjadi karena rasa cinta. Jadi bohong jika di dunia ini ada manusia yang tidak memiliki perasaan itu. Tetapi tidak sedikit dari manusia yang mengutuk cinta, ini adalah orang-orang yang mengalami patah hati. Dan tidak sedikit juga manusia yang memuja cinta, jelas ini orang-orang yang mabuk asmara. Namun sesering apa pun sumpah serapah yang dikutukkan atas cinta tetap saja suatu ketika cinta itu tumbuh kembali, bangkit, dan bergelora di dalam dada. Demikianlah pada akhirnya kutulis roman  penuh makna yang akhirnya aku beri judul MAHAKAMA. Sebelum kujelaskan apa itu Mahakama, aku akan menceritakan sedikit tentang alasan utama mengapa akhirnya lahir roman ini. Jelas jawabannya masih berhubungan dengan kisah cinta yang aku alami yang kemudian terhenyak akan sebuah tanya oleh belahan jiwaku. ...