Posts

Romansa di Tengah Salju ala Yasunari Kawabata

Image
Ini adalah novel ke-2 Kawabata yang kubaca setelah novel lainnya yang berjudul Seribu Bangau . Membaca karya Kawabata membuat kita terbawa ke dalam peliknya perasaan manusia akan cinta dan kesetiaan. Penokohan dalam novel-novelnya sangat kuat, berkarakter, dan tidak mudah dilupakan. Lalu bagaimana dengan novelnya yang ini, Daerah Salju ? Kekuatan penokohan masih sangat kentara, dan hubungan antar manusia dalam novel ini jauh lebih rumit dibandingkan novel Seribu Bangau . Bercerita tentang Shimamura, lelaki setengah baya yang hidup dari warisan orangtuanya, tidak punya pekerjaan yang mengikat, suka berpergian mendaki gunung dan menulis tentang tarian Barat yang belum pernah dilihatnya dengan mata kepala sendiri. Shimamura sudah berkeluarga, namun punya konflik batin percintaan yang rumit untuk dipahami. Suatu hari ia berjumpa dengan seorang perempuan bernama Komako di perkampungan pemandian air panas, dan sejak hari itu ia hampir tiap tahun berkunjung ke perkampungan itu untuk berjumpa...

Animal Farm : Orwell, Babi, dan Manusia

Image
Animal Farm adalah novel alegori politik yang ditulis oleh George Orwell dalam sudut pandang hewan ternak. Tema novel ini terbilang sangat berat sekaligus berani,  namun mencoba menyampaikannya dalam sudut pandang lucu, ringan, sekaligus tragis. Secara garis besar, novel ini bercerita tentang pemberontakan hewan ternak di sebuah peternakan bernama Manor terhadap pemilik peternakan (Pak Jones). Keinginan untuk bebas merupakan mimpi besar binatang ternak, perlakuan tidak adil yang mereka dapat, serta dorogan kuat dari sosok paling berpengaruh di antara binatang ternak, jelas menjadi latar belakang awal pemberontakan. Jika kalian menganggap hal awal ini adalah keganjilan yang tidak bisa diterima, maka kalian akan menemukan sebuah keganjilan yang sesungguhnya, pemahaman tentang memperjuangkan kebebasan yang pada akhirnya melenceng jauh dari tujuan awal dari kebebasan tadi. Suatu ketika pemberontakan yang super terencana itu berhasil dilakukan, hingga akhirnya kepemimpinan diambil ali...

The Seven Good Years : Cara Edgar Keret Menertawakan Hidup

Image
Sebelum membaca buku ini, aku sudah cukup sering membaca cerpen-cerpen Edgar Keret di blog-blog yang dengan baik hati sudah menterjemahkan cerpen-cerpen tadi ke dalam bahasa Indonesia. Cerpen Keret terkenal sangat pendek, lucu, dan tentunya mempunyai olok-olok jenaka tentang hal-hal yang berbau politik serta hal-hal lainnya mengenai perang. Walau banyak juga ia menulis tentang hal lainnya. Keret adalah seorang Yahudi yang  tak mau pindah dari asalnya, Israel. Ia hidup di daerah konflik, namun pandangannya tentang itu tergolong unik, ia sangat kritis terhadap pemerintah, terhadap perang. Karena baginya perdamaian melampaui batas agama, bangsa, dan negara. Di dalam buku ini Keret bercerita tentang pegalaman hidupnya selama 7 tahun, hal ini dimulai ketika anaknya Lev lahir. Ia membuka cerita-cerita dengan sangat lucu, seperti memperolok dirinya sendiri, bahkan ia bisa membuat hal-hal yang menyedihkan atau semacam bencana mengerikan menjadi sesuatu yang santai serta lucu. Seperti saat...

Dunia Kafka: Dunia Murakami yang Penuh Metafora

Image
Dunia Kafka adalah buku Haruki Murakami ke-6 yang aku baca, yang membuat aku semakin penasaran dengan buku-buku nya yang lain. Setiap selesai membaca cerita Murakami, selalu saja muncul perasaan yang sangat aneh semacam, 'kenapa ceritanya mesti berakhir'. Lebih tepatnya pengharapan bahwa cerita-cerita itu terus saja berlanjut, bahkan untuk novelnya yang berjudul 1Q84 yang super tebal itu, aku juga masih berharap demikian. Acap kali membuat tulisan yang berhubungan dengan Murakami aku selalu bilang bahwa tulisan Murakami mempunyai aura mistis yang tidak bisa terjelaskan, mungkin karena tema surealis yang diangkatnya, atau juga tentang gaya penuturannya yang sederhana namun penuh filosopi. Setiap pembaca pastilah punya penulis favoritnya, dan bisa dibilang Murakami adalah penulis favorit ku. Dengan ini kalian bisa menebak, apa pun yang aku tulis tentang Murakami pastilah berhubungan dengan masalah selera. Ya, itu memang benar! Balik lagi tentang Dunia Kafka, novel ini punya ha...

Metafora Padma : Masa Lalu Bernard Batubara

Image
Bernard Batubara (panggil : Bara) adalah salah satu penulis Indonesia yang cukup produktif. Seingatku sejak buku pertamanya hingga yang terbaru ini, hampir tiap tahun dia menerbitkan buku, dan beberapa sudah kubaca. Beberapa bukunya juga sudah diangkat ke layar lebar, seperti Radio Galau FM dan Patah Hati. Ini adalah buku Bara yang kesembilan, kali  ini merupakan kumpulan cerpen, sebelumnya Bara juga beberapa kali menerbitkan kumpulan cerpen, begitu juga cerpen-cerpen nya sering dimuat di surat kabar nasional. Bisa dibilang dia punya kualitas yang bagus dalam menulis fiksi, melihat beberapa prestasi yang dimilikinya. Buku terbarunya ini berjudul Metafora Padma, sebelum terbit, aku sudah pernah baca cerpennya yang berjudul Metafora Padma, sebab cerpen itu sempat dimuat di koran Tempo. Nah, cerpen inilah yang dijadikannya judul buku kumpulan cerpen terbatunya ini. Ada 14 cerpen dalam buku ini dan hampir semuanya bernuansa sama, maksudku hampir semua tema yang diangkat dalam cerpe...

Budi Darma & Orang-Orang Bloomington

Image
Banyak yang merekomendasikan buku ini, dan kini aku pun ikut-ikutan merekomendasikan buku ini pada kalian semua. Ini bukan novel, ini kumpulan cerita, semuanya ada tujuh cerita, dan tak satu pun cerita dalam buku ini yang bisa dikatakan pendek, demikian juga tak ada cerita dalam buku ini yang bisa dikatakan jelek, semuanya luar biasa dan terkadang terasa menampar saat membacanya. Semua cerita dalam buku ini bercerita tentang kehidupan orang-orang di Bloomington, seperti judulnya, namun tak satu pun dari tujuh cerita ini yang menggunakan judul itu, dan jelas ini bukan masalah. Tema cerita yang diangkat terkadang sangat sederhana, tentang kehidupan sehari-hari, sifat manusia, dan kodrat dari sebuah kehidupan. Jujur aku sangat menikmati semua cerita yang ada, sangat sederhana tapi sulit ditemukan di buku-buku yang lain. Semua cerita menggunakan sudut pandang orang pertama, dan setiap tokoh pembantu yang ada dalam buku ini punya karakteristik yang sangat kuat, hampir semua memberikan kes...

Jawaban Tentang Cerpen

Image
Tadi malam sebelum aku lelah terjaga, di benak, aku diserang beberapa tanya yang sempat singgah dalam minggu-minggu ini. Pertanyaan dari beberapa orang tentang dua cerpen terakhir yang aku tulis. MARIAMARIAM dan TELEVISI. Mereka tidak puas dengan kedua cerpen itu dan meminta aku menuntaskannya sebab kata mereka ceritanya belum selesai, semua butuh penjelasan dan juga jawaban. Tulisan ini jelas bertujuan untuk memberikan pemahaman mengapa dua cerpen tadi berakhir demikian, mengapa masih menyimpan misteri yang membuat pembaca penasaran kelanjutannya. Aku terdengar mengubar janji ditulisan ini, dan kuharap kalian jangan terlalu berharap akan hal itu hehehe. MARIAMARIAM dan TELEVISI merupakan dua cerpen berbeda yang punya cara bercerita yang hampir sama, atau lebih tepatnya punya pola penulisan yang sama. Di kedua cerpen itu, aku mencoba mengangkat kisah-kisah besar lewat sudut pandang tokoh pembantu, bukan tokoh utama yang sebenarnya pemilik dari cerita itu sendiri. Aku ingin memperliha...